Ikut Lomba Blog Tanpa Berujung Mental Block

Siapa yang penah ikut lomba blog tapi malah berujung mental block? Tidak menang, padahal merasa tulisan sudah bagus dan usaha yang dikeluarkan telah maksimal, bisa jadi bikin kecewa. Apalagi kala melihat tulisan si pemenang yang kita anggap tak lebih baik dari karya sendiri.

Kekalahan bertubi-tubi dalam sebuah lomba terkadang bikin malas. Nggak hanya malas ikut lomba blog lagi, tapi malas nulis di blog. Lalu, muncul perasaan insecure, sekaligus merasa diri tidak punya kemampuan menulis yang baik. Hmm, adakah yang pernah mengalami seperti ini?

Jika hal-hal itu mengakibatkan diri tidak memiliki motivasi, produktivitas menurun, dan sulit mengembangkan kreativitas, bisa jadi sedang mengalami mental block. Ya, mental block terjadi kala otak sulit untuk berpikir jernih dan memproses informasi dengan baik.

Menurut Sage Neuroscience Center, penyebab mental block sebenarnya macam-macam. Bisa jadi karena akumulasi stres, kecemasan berlebihan, kurang tidur, hingga kurang asupan bergizi. Lalu bagaimana bila kekalahan dalam lomba blog memicu mental block, apa yang sebaiknya dilakukan?

Beruntung, pada Sabtu (2/7/2022) lalu, saya ikut blogger talk yang digelar oleh Grup Blogger Internetnya Indonesia. Nah, dalam sesi itu, hadir seorang bloger yang sudah cukup lama malang melintang di dunia blogging, sering sekali menang lomba blog, bahkan beberapa kali menjadi juri lomba blog. Namanya Deddy Huang yang oleh para bloger akrab disapa Koh Deddy.

Bloger asal Palembang itu banyak memberikan masukan berharga. Koh Deddy menuturkan do and don’t saat mengikuti lomba blog. Nah, dari situlah saya mengambil beberapa hal yang mengandung nasihat agar terbebas dari mental block saat mengikuti lomba.

Ini dia Koh Deddy, banyak yang kenal dong pastinya.

Tips Menghindari Mental Block Saat Ikut Lomba Blog

Setidaknya ada tiga hal penting dari penjelasan Koh Deddy yang masuk banget ke hati dan pikiran saya. Insyaallah akan jadi bekal berharga saat ikut lomba di masa mendatang agar terhindar dari mental block.

Jangan Merasa Paling Layak Jadi Pemenang

Kadang kita merasa sudah punya banyak pengalaman menulis, sehingga rasa percaya diri saat ikut lomba blog bertengger di puncaknya. Sayang, sering kali percaya diri yang berlebihan membuat sombong dan merasa diri sendiri paling layak jadi pemenang.

Apalagi nih, jika kita punya banyak pengalaman ikut lomba dan sering jadi pemenang. Duh, mungkin rasa kesal berlebih akan mendekam di hati kala nama kita tak ada di daftar pemenang lomba.

Lalu, penasaran dong dengan tulisan si pemenang. Sebagus apa sih tulisan dia sehingga jadi pemenang. Perasaan tidak terima kekalahan membuat kita memandang sebelah mata karya pemenang. “Tulisan kayak gini kok menang sih,” mungkin kalimat seperti itu berkecamuk di pikiran.

Baca juga:

Internet Cepat IndiHome, Aktivitas di Rumah pun Tanpa Batas

Rindu Tak Lagi Berat, Internet Cepat IndiHome Mbois Banget!

Namun, namanya lomba pasti ada jurinya. Juri yang satu dengan yang lain punya kriteria dan selera yang macam-macam. So, saat kita nggak menang lomba, itu bukan berarti tulisan kita jelek. Kalah dalam sebuah lomba bukanlah akhir dari segalanya.

Saat ikut lomba, kita punya peluang yang sama dengan peserta lain. Sekeren-kerennya latar belakang dan jam terbang kita, itu sama sekali bukan kriteria pemenang lomba.

“Jangan merasa dirinya paling benar dan layak menang,” pesan Koh Deddy.

2. Jangan Memasang Ekspektasi Terlalu Tinggi

Dalam hidup, pasti berkali-kali kita menemukan ekspektasi yang tak selaras dengan realita. Jika ekspektasi terlalu tinggi, lalu realita berkata lain, kerap kali menimbulkan kecewa mendalam. Nah, kecewa mendalam itu bisa menjadi pencetus mental block.

Berharap menjadi pemenang suatu lomba tentu sah-sah saja. Namun, kita harus ingat dalam lomba pasti ada menang dan kalah. Kita tidak bisa memaksakan karya kita menjadi pemenang. Hidup tidak selalu seperti yang kita inginkan. Jadi, saat menang alhamdulillah, dan ketika kalah ya tidak apa-apa.

Termasuk memasang ekspektasi terlalu tinggi adalah jika setelah submit link blg untuk lomba, kita menghayal jadi salah satu pemenang. Tak sampai situ saja mengkhayalnya. Kita malah berkhayal akan menggunakan hadiah lomba untuk hal-hal tertentu. Stop, stop, jangan lanjutkan mengkhayalnya. Lebih baik kembali menjejak Bumi, lalu lakukan hal-hal lain yang lebih produktif.

“Sudah menulis, lupakan,” saran Koh Deddy.

Blogger talk bersama Koh Deddy

Pertimbangkan Manfaat Ikut Lomba Blog

Bagi teman-teman bloger yang kebetulan terdampar di rumah maya saya ini dan mengalami mental block karena kekalahan lomba blog, tolong baca pelan-pelan bagian ini ya. Kadang, menang suatu lomba itu hanya perkara waktu. Jadi, jangan putus asa.

“Lalu kapan waktunya jadi pemenang?” Tentu saya nggak bisa jawab pertanyaan ini. Lha wong saya saja lebih banyak kalahnya daripada menangnya, he-he-he. Namun, dengan ikut lomba, kita akan terus membuka peluang menjadi pemenang.

Dengan ikut lomba, terlepas dari akan menang atau kalah, ada sejumlah manfaat yang bisa kita rasakan lho. Ini dia manfaat ikut lomba blog seperti disampaikan Koh Deddy.

  • Blog akan terus ter-up date.
  • Bisa pamer kualitas konten hingga desain blog.
  • Membuka peluang-peluang baru.

Gimana Teman-teman, sudah mulai semangat belum untuk ikut lomba blog lagi? Belum juga? Hmm, mungkin Teman-teman butuh amunisi berupa tips memenangkan lomba blog. Oke, saya akan menuliskan tips dari Koh Deddy Huang yang pernah menyabet juara pertama lomba blog IndiHome di tulisan selanjutnya.

Lomba Blog IndiHome Juli 2022

Lomba blog IndiHome, ada yang sudah submit tulisan?

Ngomong-ngomong soal lomba blog, yuk ikutan lomba yang IndiHome. Temanya tulisannya macam-macam lho. Ini dia detail temanya:

Teknologi dan Internet (ICT)
Lifestyle
Parenting
Gamer dan e-Sport
Pendidikan
Profesi
Ekonomi dan Bisnis
Creative dan Culture
Kesehatan
Tourism dan Hospitality

Kita bisa menulis berbagai kategori, sehingga peluang menang semakin terbuka. Siapa tahu ada rezekinya untuk memenangkan total hadiah Rp 170.000.000 dengan pemenang di setiap kategori. Lumayan ‘kan? Jangan lupa, deadline-nya 17 Juli 2022.

Selengkapnya cek info lomba blog IndiHome di sini ya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.