5 Serial Televisi Jadul Favorit Anak 90-an

Halo-halo! Siapa nih yang termasuk anak 90-an? Ah ya, mama yang baju merah, baju kuning, baju biru, semua angkatan 90-an yaa. Horee, saya banyak temannya, nih. Sebagai anak 90-an, yuk kita ngobrolin serial televisi jadul favorit di masanya.

Zaman 90-an memang nggak semudah saat ini ya, Mama. Apalagi untuk anak-anak yang besar di daerah. Seperti saya yang lahir dan tumbuh di Cilacap, sebuah kota kecil di Jawa Tengah. Untuk urusan nonton televisi yang bukan TVRI, perlu pasang antena UHV.

Antenanya pakai tiang tinggi di luar rumah. Untuk mendapatkan gambar yang jelas, saya sering putar-putar tiangnya. Adakah yang mengalaminya juga?

Zaman saya dulu, televisi swasta dengan gambar paling oke di layar televisi adalah RCTI dan SCTV. Tak heran,keduanya yang paling sering ditonton. Nostalgia yuk serial televisi jadul favorit anak 90-an.

1. Friends

Saya memulai serial televisi jadul favorit dengan Friends. Ini merupakan serial komedi situasi yang menceritakan kehidupan 6 sahabat di Manhattan, New York.

Mereka adalah Rachel Green (Jennifer Aniston), Phoebe Buffay (Lisa Kudrow), Monica Geller (Courteney Cox Arquette), Joey Tribbiani (Matt LeBlanc), Ross Geller (David Schwimmer), dan Chandler Bing (Matthew Perry). Serial televisi buatan Amerika Serikat ini pertama kali disiarkan pada 1994.

Lagu pembuka serial Friends legendaris banget. Masih ingat kan Ma lagunya? Yup, I’ll be There For You yang dinyanyikan The Rembrandts. Tiap kali mendengarkan lagu ini, otomatis ingatan melayang ke masa-masa itu. Masa setia menunggu Friends ditayangkan sepekan sekali.

Dari keenam tokoh itu, paling suka sama Rachel dan Joey (meskipun image si Joey ini rada-rada aneh atau malah oon ya he-he-he). Harapannya mereka bisa pacaran dan menikah. Sayangnya cinta Joey dan harapan saya bertepuk sebelah tangan. Rachel malah punya anak sama si Ross.

2. Ally McBeal

Di nomor urut kedua serial televisi jadul favorit era 90-an bagi saya adalah Ally McBeal. Di AS, serial drama komedi ini ditayangkan mulai 8 September 1997 hingga 20 Mei 2002.

Saya suka nonton ini karena sering mengibaratkan diri sendiri adalah Ally. Mengisahkan bagaimana Ally menyukai teman masa kecilnya, Billy Thomas. Ally bahkan mengikuti Billy ke sekolah hukum Harvard meski tidak tertarik dengan hukum.

Billy kemudian pindah ke University of Michigan Law School. Kepergian Billy membuat Ally patah hati, but the show must go on. Setelah beberapa waktu, mereka bertemu kembali karena bekerja di firma hukum yang sama.

Sayangnya, Billy sudah menikah. Bahkan istrinya bekerja di firma hukum itu pula. Hu-hu sedihnya. Ally jadi berada di posisi sulit karena masih ada rasa pada Billy.

Lucunya, suka ada semacam karikatur pikiran dan fantasi pribadi Ally. Jadi, Ally nih suka mendengar lagu di kepalanya dan berhalusinasi.

Sedihnya, Billy diceritakan meninggal dan jadi hantu gitu. Nah, cuma Ally yang bisa lihat Billy. Ada percakapan mereka yang jadi favorit, nih.

Ally : You loved me.
Billy : Yeah. That’s the truth. So much that sometimes, when we were apart, we used to keep an open phone line at night so while sleeping I could listen to your breath.

3. The X-Files

“David Duchovny, Gillian Anderson, The X Files.” Wih suka banget dengerin narator di iklan serial televisi yang satu ini. Musiknya pun khas banget dan beraroma misteri.

The X Files adalah salah satu tontonan anak 90-an yang digandrungi banget. Serial ini menggabungkan science fiction dan drama. Pertama kali tayang di AS pada September 1993, dan berakhir pada Mei 2002.

Fox Mulder dan Dana Scully yang diperankan David Duchovny dan oleh Gillian Anderson ini merupakan agen khusus FBI. Mereka memiliki tugas menyelidiki berbagai kasus tak terselesaikan.

Mulder adalah sosok yang mempercayai keberadaan alien dan dunia paranormal. Sedangkan Scully, seorang ilmuwan berlatar belakang medis. Scully awalnya tidak menerima hal-hal yang tidak dapat dibuktikan secara ilmiah. Namun, lama-lama dia mulai berubah pikiran. Serial ini makin seru karena dibumbui kisah asmara keduanya.

4. Sabrina, the Teenage Witch

Zaman dulu, saya suka banget cerita yang melibatkan kekuatan super. Nggak heran, serial Sabrina, the Teenage Witch merupakan salah satu yang jadi favorit. Serial ini mulai tayang di AS pada tahun 1996.

Serial komedi situasi ini bercerita tentang seorang cewek bernama Sabrina Spellman (Melissa Joan Hart) yang memiliki kekuatan magis saat umurnya 16 tahun. Hal ini tentu tidak mudah baginya. Selama 15 tahun biasa-biasa saja, lalu tiba-tiba punya kemampuan magis.

Kemampuan magis yang dimiliki Sabrina mulanya belum terkendali dengan baik. Buktinya tanpa sengaja dia menyihir Libby Chesler yang populer di sekolah menjadi nanas. Sabrina pun jadi khawatir akan tampak aneh di hadapan cowok pujaannya, Harvey Kinkle (Nate Richert).

Untunglah kedua bibi Sabrina, Zelda (Beth Broderick) dan Hilda (Caroline Rhea) membimbing dan memberi dukungan moral. Sekarang pemainnya sudah pada menua. Dulu saya suka banget sama Harvey yang ganteng. Eh sekarang dia sudah bapack-bapack banget. Time flies ya. Sayanya juga sudah ibu-ibu banget.

5. Lois & Clark: The New Adventures of Superman

Superhero yang saya sukai saat kecil adalah Superman. Makanya, nggak akan ketinggalan nonton Lois & Clark: The New Adventures of Superman yang tayang di SCTV setiap Minggu.

Di Amerika, serial ini ditayangkan di ABC pada september 1993 hingga Juni 1997. Dean Cain didapuk sebagai Clark Kent atau Superman. Sedangkan aktris cantik di masanya, Teri Hatcher, memerankan Lois Lane.

Serial ini berfokus pada hubungan dan romansa antara Lois dan Clark. Ditekankan pula dalam serial ini bahwa Clark Kent merupakan pribadi dominan yang tegas dan tidak terlalu kikuk.

Misteri tak terpecahkan tersisa saat serial ini berakhir. Adegan saat itu memperlihatkan Clark dan Lois menemukan bayi di rumahmya. Terselip catatan bersama bayi itu yang menyebut bahwa anak itu milik mereka. Mengapa bisa begini? Misterius, Ma!

Itulah beberapa serial televisi favorit di era 90-an. Selain itu sebenarnya masih ada beberapa yang sering jadi tontonan seperti Popular, Charme, Xena, Hercules, dan masih banyak lagi. Kapan-kapan nostalgia lagi ah.

Tulisan ini sekaligus untuk memenuhi tantangan BPN Ramadan Challenge hari keenam. Duh, maaf jadi agak-agak ngaret karena ada kerjaan lain yang harus dibereskan. Tulisan lainnya bisa disimak di sini ya, Ma. Semoga terhibur dan bermanfaat.

Tulisan BPN Challenge lainnya bisa disimak di sini:

Kisah di Balik Nama Blog mamanesia.com

Alasan Mulai Ngeblog: Mengikat Ilmu Hingga Bersenang-senang

Asa untuk Mamanesia

Pencapaian Tertinggi dalam Hidup: Jadi Master Tanpa Biaya

7 Fakta Diriku yang Nggak Semua Orang Dekat Tahu