Alasan Mulai Ngeblog: Mengikat Ilmu Hingga Bersenang-senang

Alhamdulillah hari kedua puasa Ramadan sudah dilalui dengan baik. Semoga Mama dan keluarga yang menjalankan selalu dimudahkan juga menjalani ibadah Ramadan ya. Masih dari BPN Ramadan Challenge, kali ini temanya tentang alasan mulai ngeblog.

Bicara alasan ngeblog sebenarnya saya sudah beberapa kali menuliskannya di blog lainnya. Bagi Mama yang mau baca bisa klik ini ya: 5 Alasan Menulis Blog Secara Profesional

Selain itu, bisa baca juga tulisan ini ya, Ma: 5 Alasan Saya Perlu Menulis Blog

Saya mencoba konsisten menjalani BPN Ramadan Challenge nih.

Oke, saya akan memulai cerita alasan ngeblog dari awal mula menulis blog. Hm, ternyata sudah cukup lama juga ya saya menulis blog.

Dari Friendster, Multiply, Hingga dotcom

Siapa yang pernah pakai Friendster?/ Foto: editing dari Canva

Mama ada yang kenal Friendster? Dulu, di awal tahun 2000-an, Friendster sangat berjaya. Melalui media itu punya banyak teman, termasuk bertemu dengan teman-teman lama.

Hal paling berkesan dari Friendster adalah pengguna bisa menulis testimoni, semacam kesan dan pesan, untuk temannya. “Eh tulis testi dong di FS aku,” adalah kalimat yang wajar banget dilontarkan ke sesama pengguna FS.

Di FS juga ada tempat untuk menulis catatan, semacam blog gitu. Nah, beberapa tulisan berisi kegiatan sehari-hari, curcolan, atau nostalgia, saya tuliskan di situ.

Sekitar 2007, saya menggunakan Multiply sebagai wadah menulis blog. Isinya kebanyakan tentang curcolan anak muda. Sampai sekitar 2008-2009, saya terkadang masih menulis di sana.

Lalu di 2009 saya menjajal menulis blog di WordPress. Di tahun yang sama sempat bikin juga di blogspot, tetapi lebih nyaman dengan wordpress. Di tahun itulah, www.akupunmenulis.worpress.com lahir.

Sekitar 10 tahun kemudian, suami menghadiahi website ber-top level domain (TLD) untuk mewadahi hasrat menulis saya: www.mamanesia.com

Lumayan lama juga ya saya kenal dengan blog. Meski kayaknya lama, namun sebenarnya baru sekitar setahun terakhir ini lho saya mencoba lebih serius belajar tentang blog. Jadi bisa dibilang saya adalah blogger pemula berwajah tua, he-he-he.

Alasan Ngeblog

Semenjak punya www.mamanesia.com alasan ngeblog saya nggak lagi mengutamakan curcol seperti sebelum-sebelumnya. Rencananya, baru rencana, saya akan lebih profesional mengelola blog ini. Artinya saya perlu belajar SEO, tren, desain image, dan lain-lain.

Baik, ini dia beberapa alasan ngeblog pemilik rumah mamanesia.com.

1. Mengikat Ilmu dengan Menulis Blog

Biar nggak lupa, ilmu yang didapat perlu ditulis/ Foto: Canva

Saya beberapa kali mengikuti kulwap dan berbagai webinar. Nah, agar tidak lupa, ilmu yang didapat perlu dicatat. Untuk itu, blog adalah media tepat untuk mengikat ilmu.

Mengikat ilmu di blog tidak hanya menjadi pengingat bagi diri sendiri. Bila ada orang yang terdampar di blog ini, maka bisa turut membaca dan mendapatkan ilmunya. Meski kecil dan sedikit, insyaAllah bisa bermanfaat bagi orang lain.

Saya jadi ingat duluuu sekali pernah menulis tentang pengalaman merawat kakak yang terkena campak. Ternyata banyak lho yang terdampar di blog saya. Mereka lantas bertanya berbagai hal tentang campak, seperti sedang bertanya pada seorang dokter, he-he-he.

2. Mencari Cuan dari Blog

Meski nggak gampang buat saya cari cuan via blog, tapi harus terus usaha.

Beberapa kali saya mendapatkan job melalui blog. Tak dinyana blog saya bisa menghasilkan cuan. Terharu banget. Padahal visitor masih sedikit. DA atau PA apalagi. Malulah kalau mau cerita.

Namun, rezeki memang tidak tertukar ya. Ada job yang minta dituliskan artikel untuk dipublikasikan di blog saya sendiri. Ada pula kerjaan yang meminta untuk review produk dan menuliskannya di blog. Serta ada juga job yang meminta untuk melakukan peliputan, lalu ulasannya ditulis di blog.

Dari blog, saya juga dikontak seseorang dan diminta untuk menjadi content writer. Lumayan, bukan?

Sukses meraih pundi-pundi rupiah dari blog seperti masih jauh. Job yang saya dapat belum banyak. Nominalnya pun tidak terlalu besar. Ibaratnya saat ini cuan yang didapat hanya bisa buat melengkapi bumbu dapur.

Namun, berapa pun yang didapat saya senang sekali menerimanya. Saya jadi lebih menghargai uang juga.

3. Bersenang-senang dengan Ngeblog

Alasan ngeblog memang macam-macam.

Banyak cara untuk bersenang-senang, salah satunya melalui menulis. Setuju, Mama? Jika punya blog, kita bebas menulis apa saja. Bahkan ketika diri rapuh dan hancur, menulis bisa jadi terapi jiwa.

Namun di mamanesia.com saya nggak ingin kebanyakan nulis curhat. Kalau pun curhat ya setidaknya ada informasi berguna yang bisa disampaikan ke orang lain. Siapa tahu blog ini bisa jadi ladang pahala kan.

Saya senang ikut lomba, utamanya lomba menulis. Sejak zaman kuliah semester akhir, saya aktif ikut lomba karya tulis. Hanya saja saat bekerja nggak ada waktu lagi ikut lomba tulis menulis. So, inilah saatnya.

Bersama mamanesia.com saya mengikuti beberapa lomba menulis. Tidak selalu menang. Beberapa lomba malah hadiahnya hanya cukup untuk beli satu pak diaper anak. Namun, saya bersyukur kok. Setidaknya bisa menyimpan beberapa rupiah untuk keperluan yang lain.

Pencapaian terbesar dari lomba blog adalah ketika saya menjadi salah satu pemenang lomba yang digelar oleh Debellin premium cookware dan Alfacart. Lumayan banget hadiahnya buat saya.

Itulah perjalanan saya di dunia blog sekaligus cerita tentang alasan ngeblog bersama mamanesia.com. Bila ada yang akrab dengan Friendster dan Multiply, mungkin kita seumuran ya, Ma, he-he-he.