Cat Dinding dan Kreativitas Anak, Apa Hubungannya?

Cat dinding berkaitan dengan kreativitas anak? Hmm, di mana letak keterkaitannya ya. Cat dinding itu kan urusan orang dewasa, biasanya para orang tualah yang mencari warna dan merek cat yang tepat. Jika catnya bagus dan berkualitas, maka akan mendukung kegiatan dan kreativitas anak.

Coba bayangkan, Mama, si kecil main di ruangan yang cat dindingnya gampang mengelupas. Duh, bisa-bisa cat dinding yang terkelupas termakan anak kita atau serpihannya terhirup olehnya. Apalagi dari penelitian, meskipun ini penelitian yang digelar di Inggris, 90 persen aktivitas anak dilakukan di dalam ruangan.

Ide kreativitas bersama anak di rumah bisa disimak di artikel ini: Nostalgia Majalah Anak Melalui Eksperimen Bersama si Kecil

“Udara di rumah bisa 5 kali lebih bahaya. 2017 kami bikin survei di Imbex hasilnya 8-20 jam anak menghabiskan waktu di ruangan. 80 persen orang tua setuju anak kontak langsung ke dinding, 76 persen anaknya menopang diri di tembok saat belajar berjalan, 86 persen mengakui dinding tidak dibersihkan secara rutin dibanding lantai,” tutur Marketing Manager Nippon Paint Indonesia, Linda Kam, dalam acara How to Spark Your Child’s Passiohs bersama Nippon Paint dan Indonesia Montessori.com (IMC) di Kota Kasablanca, Jakarta, Minggu (14/7/2019).

Hmm, iya juga sih. Kita bisa mengepel lantai rumah sehari sekali. Tapi dinding rumah, kalau saya, memang nggak pernah dibersihkan. Paling ya kalau ada kotoran menempel, baru saya bersihkan pakai lap. Padahal kata Linda, bila ada bakteri menempel di permukaan tembok, bisa bertahan dari harian sampai mingguan, lho. Apa kabar jika bakteri itu terhirup oleh keluarga kita. Amit-amit!

“Maka itu kita kampanyekan rumah sehat agar lebih memperhatikan produk apa saja yang digunakan, terutama produk kimia dan cat,” imbuh Linda.

Waspadai Bau Cat Menyengat

Ilustrasi cat dinding/ Foto: Canva

Oh iya, Mama pernah mencium bau cat yang menyengat setelah rumah selesai dicat? Atau mungkin ada bau tajam menusuk hidung saat membuka kaleng cat dinding? Hati-hati lho, bisa jadi cat tersebut mengandung kadar VOC tinggi.

VOC yang dimaksud bukan Vereenigde Oostindische Compagnie alias Perusahaan Hindia Timur Belanda, melainkan Volatile Organic Compounds. VOC memang sering ditemukan pada cat, dan merupakan senyawa organik yang berbahaya bagi kesehatan. VOC bisa menyebabkan iritasi mata, gangguan pernapasan, risiko kanker, serta kerusakan hati maupun ginjal.

Perlu Mama ketahui, dalam waktu 240 jam atau 10 hari kadar VOC masih tinggi. Apalagi VOC memiliki sifat mudah menguap di suhu ruangan. Bisa dibayangkan bukan gimana kalau interior rumah kita dicat menggunakan cat ber-VOC tinggi. Sayang banget, kesehatan keluarga jadi taruhan.

Tanda cat yang kita gunakan rendah VOC adalah selain tidak berbau menyengat, juga lebih cepat kering. Jadi coba deh perhatikan cat yang baru diaplikasikan. Jika dalam waktu satu jam saja sudah kering, insya Allah rendah VOC.

Artikel menarik lainnya bisa disimakdi artikel ini: Memutuskan Menjadi Stay at Home Mom Tak Selalu Mudah

Noda di Dinding Bisa Dihapus

Ilustrasi cat dan kreativitas anak/ Foto: Canva

Bagi anak-anak, menggambar di area yang luas tentu menyenangkan. Dulu saya khawatir menggelar kertas karton di dinding untuk memfasilitasi kegiatan menggambar anak saya. Alhasil si kecil harus selalu menggambar di buku gambarnya. Padahal menciptakan pengalaman berbeda bisa membuat anak lebih happy dan lebih kreatif.

Ya, dulu saya khawatir pensil warna anak saya akan mengotori dinding rumah. Sampai akhirnya saya tahu ada cat dinding yang mendukung kreativitas anak. Namanya Nippon Spot-Less Plus. Jika dinding rumah kita dicat menggunakan cat yang satu ini, coretan pensil, saus sambal, serta percikan kopi dan teh yang menempel bisa dibersihkan lho. Gampang banget lagi cara membersihkannya.

“Untuk coretan pensil kita bisa membersihkannya pakai sikat gigi dan detergen,” terang Linda.

Cat dinding mendukung kreativitas anak/ Foto: Nippon Paint

Nippon Spot-Less Plus merupakan cat antinoda karena telah menggunakan teknologi stain guard. Bahkan Nippon Spot-Less Plus bisa melindungi dari berbagai jenis kuman dengan teknologi silver ion yang dimilikinya. Ternyata silver ion ini bukan barang baru, lantaran telah digunakan untuk plester, sikat gigi, serta purifier.

“Sudah mendapat Green Label Singapore yang merupakan sertifikat ramah lingkungan. Juga mendapat sertifikat antimikrobial oleh SETSCO Singapura,” jelas Linda meyakinkan keamanan cat dinding Nippon Spot-Less Plus.

Bagaimana dengan Mama, apakah sudah menganggap cat dinding sebagai bagian penting dari kesehatan dan pendukung kreativitas anak?

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.