Melihat Hiu dan Raksasa Laut dari Dekat di Jakarta Aquarium

Awas, ada hiu mendekat! Eit, tenang, Mama, jangan panik. Hiu itu tidak akan menyerang. Ada kaca tebal yang melindungi, sehingga kita bebas melihat hiu dan teman-temannya dengan aman. Bahkan kita bisa melihat belut laut yang ukurannya jauh lebih besar ketimbang belut yang hidup di sawah atau rawa.

Pemandangan laut dalam semacam ini bisa disaksikan di Jakarta Aquarium & Safari. Aneka raksasa laut yang selama ini mungkin hanya bisa dilihat melalui YouTube, benar-benar hadir di depan mata. Wah, anak-anak pasti senang sekali melihatnya.

Jakarta Aquarium & Safari bukan sekadar tempat rekreasi keluarga, melainkan juga tempat edukasi bagi anak-anak. Jika ingin berkunjung, lokasinya berada di di pusat kawasan perbelanjaan Jakarta Barat, Neo Soho Mall, LGM-LG Floor, Jl Letjen. S Parman Kav 28 Jakarta 11470.

Jakarta Aquarium & Safari merupakan bagian dari Taman Safari Indonesia. Sebanyak lebih dari 600 satwa dan ribuan ikan endemik berada di dalamnya. Anak-anak bisa menyaksikan secara langsung aneka jenis ikan, ubur-ubur, terumbu karang, kura-kura, kukang, iguana, landak, ular, laba-laba, dan masih banyak lagi.

Baca tulisan ini juga yuk: Serunya Main Air dan Naik Kano di Pantai Drini, Murah Meriah!

Aneka Raksasa Jakarta Aquarium yang Siap Foto Bersama

Melihat para raksasa atau binatang besar dari laut bakal menjadi pengalaman menarik untuk si kecil. Mereka bisa melihat dari dekat penampakan binatang-binatang tersebut. Yuk, kenalan dengan beberapa raksasa di Jakarta Aquarium yang siap berfoto bersama.

Ikan Kerapu Raksasa Menyapa di Jakarta Aquarium

Jakarta Aquarium
Ikan kerapu/ Foto: Instagram @jakartaaquarium

Salah satu raksasa dari laut yang kerap wara-wiri di Jakarta Aquarium & Safari adalah ikan kerapu raksasa. Ikan ini memiliki pergerakan yang lambat, sehingga memudahkan kita untuk berkesempatan berfoto bersamanya.

Kerapu raksasa di Jakarta Aquarium beratnya bisa mencapai 330 kg lho. Wah, setara dengan berat sekitar enam manusia dewasa. Selain itu, kerapu raksasa dewasa bisa tumbuh hingga hampir 3 meter! Anak-anak juga bisa mendapatkan informasi ikan besar ini makanannya adalah hiu karang kecil, krustasea, dan ikan besar.

Kutu Laut Raksasa

Jakarta Aquarium
Kutu laut raksasa/ Foto: Instagram @jakartaaquarium

Raksasa lain yang bisa dilihat dari dekat di Jakarta Aquarium adalah kutu laut raksasa atau isopod raksasa. Binatang ini hidupnya di laut dalam. Salah satu fakta unik kutu laut raksasa adalah dia bisa hidup tanpa makan selama 5 tahun.

Kutu laut merupakan kerabat dekat udang dan kepiting. Binatang yang satu ini hidup di kedalaman laut antara 160 hingga 2.300 meter.

Gurita Raksasa Menanti di Jakarta Aquarium

Jakarta Aquarium
Gurita/ Foto: Instagram @jakartaaquarium

Tentakel besar itu seperti hendak mengajak salaman siapa pun yang melihatnya dari balik kaca akuarium. Inilah tentakel milik gurita raksasa atau Giant Pacific Octopus (Enteroctopus dofleini).

Gurita raksasa yang berada di Jakarta Aquarium berasal dari Jepang. Warnanya kemerahan, tetapi bisa berubah tergantung kondisi. Binatang ini memiliki tiga jantung dan sembilan otak. Selain itu, darahnya berwarna biru, karena perpaduan atom tembaga di molekul Hemocyanin. Fakta menarik yang mencengangkan ya!

Ukuran terbesar dari gurita raksasa saat merentangkan lengannya bisa sampai enam meter. Hewan yang sensitif pada suara dan cahaya ini juga dikenal pintar. Dia bisa memainkan mainan dan membuka stoples lho.

Belut Raksasa

Jakarta Aquarium
Belut Moray/ Foto: Instagram @jakartaaquarium

Belut yang biasa kita jumpai berukuran kecil, umumnya seukuran jari orang dewasa. Namun, di Jakarta Aquarium, kita bisa melihat langsung belut Moray, spesies belut terbesar yang hidup di Bumi. Spesien terbesarnya bisa memiliki panjang lebih dari dua meter dan berat lebih dari 30 kg.

Belut Moray hidup di bawah karang. Kebanyakan belut Moray merupakan makhluk nokturnal alias lebih aktif di malam hari.

Ketika berkunjung ke Jakarta Aquarium beberapa waktu lalu, saya melihat mulut si belut raksasa ini sedang dibersihkan oleh ikan pembersih, Bluestreak Cleaner Wrasse. Kedua makhluk ini memang memiliki hubungan yang saling menguntungkan alias simbiosis mutualisme.

Salam dari Aneka Binatang Unik Jakarta Aquarium

Di Jakarta Aquarium, kita tidak hanya bertemu dengan para raksasa laut, tetapi juga berbagai binatang unik. Yuk kita lihat bersama binatang unik apa saja yang menjadi penghuni Jakarta Aquarium.

1. Kecoak Madagaskar

Jakarta Aquarium
Kecoak madagaskar/ Foto: Instagram @jakartaaquarium

Meski sama-sama kecoak, tapi kecoak yang satu ini berbeda sekali dengan kecoak yang biasa kita temui di rumah atau di jalanan. Kecoak asal Madagaskar ini bisa mengeluarkan suara mendesis seperti ular. Selain itu, binatang ini sama sekali tidak berbau.

2. Axolotl

Jakarta Aquarium
Axolotl/ Foto: Instagram @jakartaaquarium

Axolotl (Ambystoma mexicanum) dikenal juga sebagai ikan berjalan. Sekilas penampakannya memang mirip ikan, hanya saja binatang ini bukan dari bangsa ikan.

Axolotl merupakan salah satu jenis salamander dan termasuk binatang amfibi. Kendati demikian, axolotl lebih sering berenang di dalam air.

Wajah axolotl lucu deh. Sepasang mata kecil di wajah bulat terihat begitu imut. Mulut hewan ini juga kerap tampak seperti sedang tersenyum. Aih, ramah sekali.

3. Ikan Vampir

Jakarta Aquarium
Si ikan vampir/ Foto: Instagram @jakartaaquarium

Hii, ada ikan vampir di Jakarta Aquarium. Tuh lihat ada dua taring yang mencuat di rahang bawahnya. Seram sekali!

Tunggu, jangan takut! Nama ikan vampir hanya julukan saja. Nama sebenarnya adalah Payara Armatus. Meski memiliki taring mirip vampir, ikan ini tidak mengisap darah.

Payara Armatus hidup di air tawar dan menjadi salah satu penghuni Jakarta Aquarium. Ikan ini bisa tumbuh mencapai 100 cm dan berat hingga sembilan kilogram. Wah, cukup besar ya.

4. Hiu Wobbegong

Jakarta Aquarium
Hiu wobbegong/ Foto: Instagram @jakartaaquarium

Sekilas binatang ini menyerupai reptil, sehingga banyak yang tidak menyangka wobbegong termasuk hiu. Apalagi hiu ini memiliki kebiasaan berdiam di dasar lautan. Itu makanya hiu wobbegong disebut juga hiu karpet.

Permukaan tubuhnya yang mirip pasir, memudahkannya berkamuflase. Nah, ketika ikan kecil, cumi-cumi, atau hiu lainnya mendekat, wobbegong akan langsung memangsanya. Jangan diremehkan ya, wobbegong memiliki rahang dan gigi yang kuat. Konon giginya sanggup merobek baju selam.

Fakta menarik lainnya, hiu wobbegong hanya makan 2 kali dalam sepekan. Tak heran, memberi makan hiu wobbegong jadi momen yang sangat ditunggu.

5. Naga Laut

Jakarta Aquarium
Naga laut/ Foto: Instagram @jakartaaquarium

Hewan unik lainnya adalah naga laut. Jangan bayangkan naga ini memiliki badan besar seperti di dongeng ya. Sebab naga laut memiliki badan yang kecil, bahkan mirip ranting di dalam air.

Namun, naga laut memiliki cara bergerak yang unik, yakni seperti ikan. Warna dan caranya berkamuflase sangat menarik untuk diamati.

Masih banyak sekali binatang yang unik dan menarik untuk diamati di Jakarta Aquarium. Memori handphone saya sampai nyaris penuh lantaran hampir semua binatang difoto. Nah, dari semua jepretan, saya paling suka foto ikan pari yang melayang anggun bak layang-layang.

Oh ya, Jakarta Aquarium buka setiap hari, Senin-Minggu dan hari libur umum, mulai dari pukul 10.00 WIB–22.00 WIB. Harga tiket masuk untuk dewasa mulai dari Rp166.250, sedangkan untuk anak mulai dari Rp142.500

Saat mengunjungi Jakarta Aquarium kira-kira Mama dan si Kecil akan selfie dengan binatang yang mana nih?

Referensi:

Instagram Jakarta Aquarium

Pikiran Rakyat. Jakarta Aquarium & Safari Hadirkan Naga Laut dan Gurita Raksasa. Dua Hewan Unik dan Langka, diakses pada 21 Januari 2022.Tribun News. Spotted Wobbegong, Spesies Hiu Bertubuh Unik dan Berjanggut, diakses pada 21 Januari 2022.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.