Memulai Usaha di Saat Pandemi, 5 Tips Ini Perlu Mama Coba

Memulai usaha di saat pandemi terdengar seperti sesuatu yang sangat sulit ya, Mama. Bagaimana tidak? Kita perlu modal yang tidak sedikit. Belum lagi ruang gerak terbatas untuk menghindarkan diri dari virus Corona.

Namun, pemutusan hubungan kerja mulai banyak dirasakan. Jika tidak memulai usaha sekarang, bagaimana masa depan keluarga? Sebagai seorang istri, perlu juga mendukung suami untuk memperlancar pemasukan keluarga.

Tips Memulai Usaha di Saat Pandemi

Usaha saat pandemi/ Foto: Bermix Studio dari Unsplash

Memulai sesuatu memang tidak mudah. Apalagi memulai usaha di saat pandemi seperti sekarang ini. Namun, kita harus yakin dan percaya diri, Ma. Dengan langkah dan perhitungan tepat, usaha yang dijalani akan membuahkan hasil.

Siapa tahu, usaha yang dibangun bisa membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain. Berikut ini beberapa tips memulai usaha di saat pandemi yang bisa dilakukan.

1. Jangan memulai dengan utang

Usaha di saat pandemi/ Foto: Alexander Mils dari Unsplash

Kalau tidak mulai dengan utang, lalu bagaimana modalnya? Principal consultant dan CEO Zap Finance, Prita Ghozie menyarankan agar modalnya pakai yang ada saja.

Cash flow mengalir saja, kita manfaatkan yang ada. Jangan mulai bisnis dengan utang,” pesannya dalam webinar class Digital Financing 101 for Mom bersama My Baby beberapa waktu lalu.

Memanfaatkan yang ada maksudnya tidak perlu berambisi membeli peralatan macam-macam dulu. Misalnya kita berniat buka usaha membuat kue, maka tidak perlu beli oven yang besar. Saat ini, gunakan oven yang ada di rumah. Dengan begitu kita sudah meminimalkan modal usaha.

2. Mulai usaha di saat pandemi dari yang kecil

Usaha di saat pandemi/ Foto: Andrew Neel dari Unsplash

Percayalah, sesuatu yang besar bermula dari yang kecil. Sehingga ketika memulai usaha, tidak masalah bila harus mulai dengan yang kecil.

Bila sebelumnya sudah menjalankan usaha, tetapi kini lesu, maka bisa ‘dipermak ulang’. Misalnya mengubah usaha rumah makan menjadi usaha makanan beku. 

Kita juga bisa memperkecil usaha yang dulu pernah dijalani agar tidak memakan banyak biaya. Contohnya, dulu kita usaha rumah makan dengan menu sebanyak 30. Nah, sekarang kita sajikan lima menu saja, namun menu yang terbaik. Begitu saran Prita.

3. Sistem pre-order untuk meminimalkan risiko

Usaha di saat pandemi/ Foto: Tim Mossholder dari Unsplash

Risiko rugi pasti menghantui setiap usaha. Hal terbaik yang bisa dilakukan adalah meminimalkan risikonya. Salah satunya dengan menerapkan sistem pre-order.

“Pakai PO biar ada down payment (DP), sehingga nggak mengganggu dana rumah tangga.” Prita mewanti-wanti.

4. Jangan campurkan dana rumah tangga dan usaha

Usaha saat pandemi/ Foto: Allef Vinicius dari Unsplash

Saat memulai usaha, sebaiknya tidak mengambil dana rumah tangga. Dana yang digunakan untuk pembiayaan usaha adalah omzet. Memiliki rekening usaha dan rumah tangga yang berbeda penting dilakukan agar tidak saling menggerogoti.

Untuk itu, harga jual harus tepat agar semuanya pas. Jangan lupa juga untuk menetapkan target omzet, biaya produksi, serta harga pokok penjualan.

“Bila semuanya jelas, maka kita jadi tahu keuntungannya berapa,” sambung Prita.

5. Maintain networking dan media sosial

Memulai di saat pandemi/ Foto: NordWood Themes dari Unsplash

Saat ini di antara kita mungkin baru saja di-PHK sehingga memutuskan memulai usaha baru. Semangat, Mom! Meski tak lagi bekerja kantoran, namun masih bisa me-mantain networking demi kelangsungan usaha yang dijalani.

Mantan rekan sekantor, klien, dan pihak-pihak yang semula sering berhubungan saat masih bekerja kantoran adalah orang penting. Mereka bisa jadi target pasar. Jika saat ini mereka belum membeli produk yang kita tawarkan, jangan sedih. Setidaknya mereka tahu kita sekarang memulai usaha baru.

Media sosial bisa jadi amunisi penting memulai usaha saat pandemi. Dari media sosial, bisa datang pelanggan baru. Bahkan melalui media ini, kita bisa mempromosikan usaha kita secara gratis.

Namun, US Chamber mengingatkan agar tidak menggunakan media sosial untuk melulu jualan. Akun sosial juga bisa dimanfaatkan untuk menjalin keterlibatan dengan calon pelanggan. Dengan begitu, mereka akan akrab dengan produk yang kita tawarkan.

“Tahap pemasaran berikutnya mencari ambassador, kolaborasi dengan merek lain, dan iklan media sosial,” ujar Samantha Lancia yang membuka usaha pakaian santai saat pandemi kepada US Chamber.

Adakah Mama yang bekerja dari rumah? Baca juga artikel ini yuk: Katanya Bekerja dari Rumah Lebih Santai, Bagaimana Menurutmu?

Ide Usaha Saat Pandemi?

Usaha di saat pandemi/ Foto: Cathryn Lavery dari Unsplash

Pandemi yang berkepanjangan bisa jadi membuat daya beli masyarakat menurun. Akan tetapi, ada beberapa produk yang tetap dibutuhkan orang. Dengan begitu, masih ada peluang bagi produk-produk tertentu.

Usaha apa saat pandemi? Berikut ini beberapa ide usaha saat pandemi yang bisa dicoba.

1. Makanan Beku 

Saat ini, makanan beku adalah salah satu jenis usaha saat pandemi yang jadi primadona. Maklum, orang-orang memilih di rumah saja. Untuk memenuhi kebutuhan pangan, makanan beku adalah pilihan terbaik.

2. Jual Baju Rumah

Seorang teman sebelum pandemi menekuni usaha produk untuk ibu dan anak. Namun, ketika pandemi melanda, dia banting setir jualan baju rumah alias daster. Mengingat banyak orang bekerja dari rumah, jualan daster adalah ide usaha saat pandemi atau usaha sampingan saat pandemi yang menjanjikan.

3. Agen Bimbingan Virtual

Pandemi yang berkepanjangan ini membuka mata bahwa banyak hal bisa dilakukan secara virtual. Misalnya saja dalam belajar. Saat ini sekolah-sekolah bahkan dilakukan secara jarak jauh.

Nah, ini menjadi jenis usaha saat pandemi yang patut dicoba. Mama bisa mulai menjadi agen bimbingan belajar virtual sesuai keahlian. 

Tidak harus selalu bimbingan akademis, lho. Kita bisa jadi pembimbing dalam kegiatan montessori di rumah, prakarya, memasak, belajar Alquran, dan sebagainya.

Memulai usaha di saat pandemi mungkin butuh perjuangan ekstra. Namun, saat ini kemampuan beradaptasi kita sedang ditumbuhkan. Agar usaha tetap berjalan, ingatlah untuk memiliki rencana dan fleksibel menghadapi perubahan.

Semoga Mama mendapatkan ide usaha saat pandemi yang tepat ya. Semangat!

Referensi

US Chamber. 11 Business Ideas to Launch During a Pandemic. <https://www.uschamber.com/co/start/business-ideas/pandemic-business-ideas> Diakses pada 27 Januari 2020.

US Chamber. Starting a Business During a Pandemic? What to Consider First. <https://www.uschamber.com/co/start/startup/starting-business-during-pandemic> Diakses pada 27 Januari 2020.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.