Memilih Laptop Terbaik untuk Amankan Data Rahasia

Laptop terbaik akan sangat mendukung kinerja penggunanya. Namun, apakah data rahasia pengguna bisa diamankan di laptop? Jika data rahasia itu dihapus lalu laptop dijual, apakah masih aman? Apakah pihak lain bisa mengembalikan data yang sudah dihapus?

Gara-gara kasus video asusila yang melibatkan penyanyi kondang, saya jadi deg-degan. Bukan karena saya menyimpan video semacam itu, tapi karena ada data rahasia pribadi yang disimpan di laptop. Menurut pemberitaan, penyanyi tersebut sudah menghapus videonya. Makanya dia kaget saat mengetahui video itu bisa muncul kembali dan bahkan viral.

Duh! Seram sekali ya data rahasia yang kita kira sudah hilang malah muncul dan bikin geger.

Data Rahasia yang Dihapus Tidak Sepenuhnya Hilang

Ilustrasi data rahasia di laptop/ Foto: Pankaj Patel dari Unsplash

Data di laptop atau handphone yang kita hapus bisa jadi tidak benar-benar hilang. Dr Budi Sulistyo, S.T., M.T., CISA yang merupakan konsultan ahli di PT Sharing Vision Indonesia membenarkan hal ini.

Jadi ketika kita menghapus file rahasia, perangkat komputer memindahkan data tersebut ke hard disk. Artinya, laptop masih bisa membaca file rahasia yang telah dihapus.

Bagaimana bila perangkat kita kembalikan ke setelan pabrik? Mengutip Information Commisioner Office (ICO), ahli pemulihan data sangat mungkin mengembalikan data yang dihapus.

Data Apa Saja yang Biasanya Dicuri?

Data rahasia di laptop/ Foto: Charles Deluvio dari Unsplash

File yang sudah dihapus namun dikembalikan oleh pihak tertentu, biasanya tujuannya untuk pencurian. Saat data kita dicuri, pencuri bisa menggunakannya untuk keperluan apa saja. Termasuk untuk menghancurkan reputasi. Duh! Makin seram.

“Ketika data kita diambil orang lain, kita mungkin nggak akan langsung tahu. Kita baru tahu kalau ada action berikutnya dari si pelaku,” ujar Budi dalam webinar bertajuk Secure Your Business With ExpertBook Series, 6 Desember 2020. Webinar ini merupakan kerja sama ASUS dan komunitas Ibu Ibu Doyan Nulis.

Tindakan berikutnya dari pelaku misalnya di akun perbankan kita terjadi pembelian barang. Padahal jelas-jelas kita tidak membeli barang tersebut. Hal yang juga sering terjadi adalah pencurian password media sosial, lalu digunakan pelaku untuk menipu. Saat laporan penipuan terjadi, kita baru sadar ada yang mencuri data pribadi.

Berikut ini beberapa data yang biasanya dicuri:
– Password media sosial
– Data terkait akun perbankan dan kartu kredit
– Terkait e-money dan market place
– Data pelanggan milik perusahaan atau pebisnis.

Kebiasaan yang Berisiko Data Rahasia Dicuri

Data rahasia di laptop/ Foto: Florian Olivo dari Unsplash

Budi mengungkapkan ada sejumlah kebiasaan yang menyebabkan maraknya kasus-kasus pencurian data. Apakah Anda termasuk yang memiliki kebiasaan tersebut?

  1. Belum menggunakan password secara aman.
    Misalnya saja dengan menggunakan satu password untuk semua hal. Selain itu menggunakan password yang mudah ditebak seperti nama diri dan tanggal lahir. Satu hal yang penting namun luput dilakukan adalah tidak mengganti password secara berkala.
  2. Pernah online shopping menggunakan wifi umum.
  3. Pernah mengakses internet banking menggunakan wifi umum.
  4. Tidak mempertimbangkan website yang tepercaya sebelum melakukan transaksi online.
    Website maupun link tertentu bisa mengandung malware. Ketika kita klik link tersebut melalui laptop, malware pun menjangkiti perangkat kita. Malware ini lantas mengirim data-data yang ada ke pihak tertentu. Seram ya!

Mencegah Pencurian Data Rahasia

Ilustrasi pencurian data rahasia di laptop/ Foto: Joan Gamell dari Unsplash

Untuk mencegah pencurian data, ada beberapa hal yang Budi sarankan. Yuk, disimak baik-baik.

  1. Mengelola password secara aman.
  2. Lebih hati-hati saat berselancar menggunakan wifi umum.
  3. Tidak sembarangan mengklik link.
  4. Tidak membagikan hal-hal personal kepada orang lain atau melalui media sosial.
  5. Memasang antivirus yang mumpuni.
  6. Operating system (OS) di-update secara teratur.

Laptop Terbaik untuk Mengamankan Data

Laptop terbaik untuk mengamankan data rahasia/ dok. ASUS

Perkembangan teknologi bisa membuat kita kehilangan data. Namun, perkembangan teknologi di sisi yang lain juga memudahkan kita untuk menjaga data pribadi. Misalnya dengan memilih laptop terbaik yang mendukung pengamanan data.

Laptop terbaik untuk mengamankan data yang bisa kita pilih adalah ASUS ExpertBook. Rifan Fernando, ASUS ID Commercial FAE, dalam kesempatan yang sama memaparkan sejumlah keunggulan ASUS ExpertBook.

  1. Memiliki sensor sidik jari.
  2. Web cam didukung face recognition. Bahkan ada tambahan infra red yang bisa menangkap tekstur wajah pengguna meskipun minim cahaya.
  3. Memiliki enterprise grade security dengan TPM 2.0. Chip TPM menyimpan informasi seperti kata sandi atau kunci enkripsi untuk melindungi data sensitif dan transaksi penting.
  4. Staf IT bisa memastikan data digital aman dan sehat dari jarak jauh.
  5. Perlindungan berbasis perangkat keras, sehingga PC dan notebook bakalan aman dan tahan banting.
  6. Memiliki slot kunci Kensington. Gunanya untuk mencegah pencurian saat laptop kurang pengawasan.

“Fitur pengaman data ini sudah terintegrasi. Selanjutnya akan memfilter semua rikues yang masuk ke prosesor. Lalu mengidentifikasi apakah rikues itu aman, sudah ada izin, disusupi atau tidak. Seperti satpam yang tanya-tanya dan jaga aplikasi yang dieksekusi prosesor secara langsung,” terang Rifan.

Sebagai orang biasa, kita kebakaran jenggot saat data dicuri. Apalagi jika kita adalah pemilik bisnis. Kerugian yang ditimbulkan bisa jadi lebih besar. Untunglah ASUS ExpertBook bisa jadi laptop terbaik untuk mendukung kerja dan perlindungan data rahasia.

Referensi:

Deleting your data from computers, laptops and other devices. https://ico.org.uk/your-data-matters/online/deleting-your-data-from-computers-laptops-and-other-devices/

How to Wipe a Computer Clean of Personal Data. https://www.consumerreports.org/computers/how-to-wipe-a-computer-clean-of-personal-data/