Trip Seru ke Labuan Bajo Bersama Teman Hidup Traveloka, Intip Itinerary dan Perkiraan Bujetnya

Hai, Ma, kapan nih terakhir kali nge-trip bareng si Teman Hidup? Melakukan perjalanan seru menjelajahi pesona Nusantara sambail memupuk cinta. Eaaa. Hmm, pasti menyenangkan ya. Gimana, di akhir tahun ini siap lihat dunia lagi yang lebih luas?

Saya sendiri sudah lama mengangankan bisa lihat dunia lagi bersama si Teman Hidup alias Pak Suami. Maklum, terakhir kali kami traveling ke tempat yang agak jauh dengan durasi agak lama tahun 2019 lalu. Wah, sudah tiga tahun yang lalu.

Ya, tiga tahun lalu, kala negeri ini belum dilanda pandemi COVID-19. Seru banget, kami bisa jalan-jalan ke Padang, ke Bali, juga keliling Pulau Jawa. Benar-benar pengalaman tak terlupakan. Kala itu traveling-nya nggak cuma berdua sih, melainkan bertiga dengan si Buah Hati.

Nah, ketika pandemi COVID-19 melanda, benar-benar harus tahan hasrat untuk traveling. Maklum, selain perekonomian keluarga turut terdampak, juga karena adanya anjuran untuk di rumah saja. Kami pun harus puas jalan-jalan virtual saja.

Alhamdulillah, saat ini kondisi dunia semakin membaik. Saya dan keluarga pun sudah membekali diri dengan kebiasaan protokol kesehatan dan vaksin COVID-19 lengkap. Saya siap melihat dunia lagi bersama Teman Hidup.

Bismillah, kami berusaha mewujudkan trip seru ke Labuan Bajo. Tempat ini memang sudah lama masuk dalam daftar keinginan lihat dunia lagi. Bagi yang berencana traveling ke Labuan Bajo, bisa simak tulisan ini sampai selesai ya.

3 Alasan Kenapa Ingin Jalan-jalan ke Labuan Bajo

Labuan Bajo nan eksotik/ Foto: Canva

Jika ada kesempatan melihat dunia lagi seperti sebelum pandemi COVID-19 melanda, ada beberapa destinasi wisata yang ingin disambangi bersama teman hidup. Ingin ke Toraja dan melihat lebih dekat “wisata kematian”. Ingin juga kembali menjelajah Bali. Namun, hasrat terkuat saat ini adalah ingin ke Labuan Bajo.

Ada tiga alasan kenapa saya ingin jalan-jalan ke Labuan Bajo.

  1. Labuan Bajo adalah Salah Satu Destinasi Super Prioritas

Labuan Bajo masuk dalam daftar Destinasi Super Prioritas. Itu makanya pemerintah gencar meningkatkan sarana dan prasarana di daerah ini. Transportasi pastinya akan semakin mudah. Fasilitas untuk wisatawan pun pasti lebih baik.

  1. Surga Bawah Laut

Labuan Bajo disebut memiliki “surga” bawah laut. Tak heran banyak orang yang jauh-jauh datang ke Labuan Bajo untuk snorkeling atau diving. Pemandangan bawah laut yang menakjubkan akan memukau siapa saja yang melihatnya.

  1. Melihat Langsung Komodo

Hewan endemik Komodo berada di Taman Nasional Komodo. Inilah salah satu daya tarik Labuan Bajo. Apalagi Taman Nasional Komodo merupakan salah satu warisan UNESCO.

Berada sangat dekat dengan kadal raksasa itu tentu melahirkan sensasi tersendiri. Tentunya akan menjadi pengalaman tak terlupakan.

Itinerary Trip Seru ke Labuan Bajo

Labuan Bajo sudah lama dikenal sebagai tempat eksotik. Bagaimana tidak, di ikon pariwisata Nusa Tenggara Timur itu terdapat banyak wisata alam yang pastinya akan memanjakan mata, jiwa, dan raga. Cocok sekali untuk rehat sejenak dari rutinitas.

Saya merencanakan melakukan trip seru selama empat hari. Ini sudah termasuk perjalanan pulang dan pergi dari Jakarta. Rencananya, perjalanan menuju Labuan Bajo ditempuh melalui perjalanan udara.

Sebenarnya perjalanan dari Jakarta ke Labuan Bajo tidak terlalu jauh. Total hanya butuh waktu tiga jam. Hanya saja, kita harus transit dulu di Ngurah Rai International Airport, Bali. Waktu transit ini cukup lama, sehingga kita harus benar-benar memikirkan waktu perjalanan.

Berikut ini intinerary trip seru ke Labuan Bajo yang sudah saya susun. Siapa tahu ada Mama yang membutuhkan, silakan dicontek saja ya.

Trip Seru ke Labuan Bajo Hari 1

Perjalanan dari Jakarta Menuju Labuan Bajo

Ada beberapa maskai yang membuka penerbangan langsung dari Cengkareng ke Labuan Bajo. Alhamdulillah sekarang pesan tiket pesawat mudah banget. Hanya tinggal buka smartphone dan klik-klik, tiket langsung di tangan.

Saya menggunakan Traveloka untuk mencari ketersediaan tiket pesawatnya. Setelah memilih tanggal dan waktu, diputuskan bertolak dari Cengkareng menggunakan pesawat pukul 22.40 WIB.

Pesawat ini akan mendarat di Ngurah Rai International Airport pada keesokan harinya, sekitar pukul 01.35 WITA. Di sini, kita akan transit selama sekitar 6 jam 25 menit. Lumayan lama, jadi sebaiknya digunakan untuk istirahat di kursi tunggu.

Selanjutnya, pesawat yang akan membawa ke Labuan Bajo take off pukul 08.00 WITA. Perjalanan menuju Bandara Komodo ditempuh dalam waktu satu jam 10 menit. Pukul 09.10 WITA sudah tiba di Labuan Bajo. Yeaaay!

Menjelajah Labuan Bajo Menggunakan Sepeda Motor

Hari pertama di Labuan Bajo akan diisi dengan kegiatan menjelajah menggunakan sepeda motor. Ada beberapa tempat yang ingin saya kunjungi bersama si teman hidup menggunakan roda dua nih.

Mau ke mana saja ya? Ini dia beberapa tempat yang akan jadi tujuan wisata di Labuan Bajo menggunakan sepeda motor.

Gua Batu Cermin

Gua Batu Cermin/ Foto: Pesona Indonesia via indonesia.go.id

Tempat wisata Gua Batu Cermin berada di Kampung Wae Sambi, Desa Batu Cermin. Lokasinya tidak jauh dari pusat kota, hanya sekitar 5-6 km atau sekitar 15-20 menit berkendara menyusuri jalan beraspal mulus.

Gua ini unik, sehingga saya ingin sekali merasakan keeksotisannya. Jadi, gua ini diyakini dulunya berada di dasar laut. Akibat pergeseran yang menyebabkan gempa tektonik besar, gua yang termasuk ekosistem purba bawah laut itu terangkat. Itu makanya posisi Gua Batu Cermin saat ini lebih tinggi dari pantai.

Di gua itu kita bisa melihat aneka fosil yang mirip tumbuhan dan fauna bawah laut. Uniknya lagi, ada lorong di gua yang terang akibat sinar matahari yang bisa menerobos masuk. Cahaya matahari yang memantul di stalagmit dan sta;agtit tampak berkilau laksana cermin. Nah, spot tersebut bisa menjadi latar foto yang cantik.

Oh ya, biasanya suara akan menggema di dalam gua. Akan tetapi di Gua Batu Cermin sama sekali tidak terdapat gema. Hal ini dikarenakan keberadaan batu-batu karang di dalam gua yang kurang baik dalam memantulkan suara. Saat ke Gua Batu Cermin, saya harus berteriak untuk membuktikan sendiri ada gema atau tidak.

Puncak Waringin

Destinasi lainnya yang ingin saya kunjungi di trip ke Labuan Bajo hari pertama adalah Puncak Waringin. Tempat ini berada di ketinggian sekitar 45-54 meter di atas permukaan laut. Lokasinya dan tidak jauh dari Gua Batu Cermin.

Dari sini, kita bisa melihat pemandangan pelabuhan dengan puluhan kapal yang berlabuh. Bayangkan, birunya langit bertemu dengan biru air laut menjadi latar belakang kapal berbagai warna. Ditambah lagi keberadaan pulau dan bukit yang menghijau. Aih, cantiknya!

Udaranya pun segar. Ah, tidak sabar rasanya berkunjung ke sana bersama si teman hidup. Apalagi di petang hari, kita bisa melihat matahari terbenam nan indah. Sungguh pemandangan yang memanjakan mata.

Waterfront City Labuan Bajo

Selanjutnya saya dan si teman hidup akan berkunjung ke Waterfront Labuan Bajo. Ini adalah magnet wisata baru di Labuan Bajo. Pembangunan tempat ini merupakan bagian dari Program Penataan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Labuan Bajo sebagai destinasi wisata premium berkelas dunia.

Waterfront City Labuan Bajo terbagi dalam lima zona. Zona 1 Bukit Pramuka, Zona 2 Kampung Air, Zona 3 Dermaga, Zona 4 kawasan Pantai Marina (Inaya Bay), dan Zona 5 Kampung Ujung.

Rencananya, saya akan berfoto di anak tangga Waterfront. Jangan lupa berposenya dengan latar belakang pantai dan pulau-pulau yang terserak. Pasti instagramable banget.

Wisata Kuliner Kampung Ujung

Saatnya mengisi perut yang keroncongan. Kampung Ujung akan menjadi tujuan kami memanjakan lidah dan perut. Kebetulan tempatnya memang masih di kawasan Waterfront City Labuan Bajo.

Mengingat Labuan Bajo dikelilingi lautan, sudah pasti seafood-nya berlimpah. Nah, Kampung Ujung merupakan sentra masakan seafood di Labuan Bajo. Jadi, petualangan di Labuan Bajo hari ini pas sekali ditutup dengan makan seafood yang menggugah selera.

Trip Hari Kedua di Labuan Bajo

Trip seru ke Labuan Bajo menggunakan speed boat/ Foto: Traveloka

Hari kedua di Labuan Bajo, saya merencanakan trip menggunakan kapal. Untuk memudahkan ekplorasi, lebih baik ikut open trip. Dengan begitu, saya dan si teman hidup juga tidak akan berat di ongkos saat harus menyewa kapal.

Kebetulan di Traveloka ada penawaran open trip, Harganya bervariasi, tinggal sesuaikan saja dengan isi dompet dan waktu. Open trip yang jadi incaran saya harganya sekitar Rp 1.285.400.

Ini merupakan kegiatan berlayar menggunakan kapal bersama wisatawan lainnya. Rencananya ada enam destinasi yang akan disambangi. Oh ya, seperti biasa, layanan open trip semacam ini termasuk penjemputan dan pengantaran kembali ke penginapan.

Saat menulis tulisan ini, saya benar-benar deg-degan, membayangkan akan segera bertemu komodo si kadal raksasa, ikan cantik, serta terumbu karang nan indah. Yuk, langsung kita eksplorasi!

Pulau Padar

Pulau Padar merupakan salah satu dari tiga pulau besar yang ada di kawasan Taman Nasional Komodo. Pulau ini sepertinya menjadi salah satu destinasi “wajib” bagi wisatawan yang menjelajah menggunakan kapal.

Tidak mengherankan karena pulau ini menawarkan ketenangan dan keelokan pemandangan. Panorama yang sangat cantik akan memanjakan mata kala kita trekking di Pulau Padar.

Apalagi jika kita sempat trekking hingga puncak bukit tertinggi. Wah, pamandangan dari atas bukit yang begitu memesona akan membayar lunas lelahnya perjalanan.

Pink Beach

Selanjutnya, menuju ke Pink Beach yang disebut juga Pantai Merah. Disebut demikian karena pasirnya berwarna merah muda. Nah, Pink Beach ini adalah salah satu dari tujuh pantai di dunia yang pasirnya berwarna merah muda. Birunya air laut dipadu dengan pasir pink. Cantik nian!

Warna pasir yang merah muda ini berasal dari pecahan cangkang kerang dan biota laut. Ada yang menyebut hewan mikroskopis Foraminifera berperan penting dalam hadirnya pasir merah muda ini. Sebab Foraminifera memproduksi warna merah muda pada terumbu karang.

Tak hanya menyaksikan kemolekan Pink Beach, kita juga bisa menjadi saksi keindahan pemandangan bawah laut melalui kegiatan snorkeling. Ikan dan terumbu karang aneka warna pasti membuat mata tak bekedip.

Pulau Komodo

Komodo, si kadal raksasa/ Foto: Canva

Setelah snorkeling dan menikmati pemandangan indah di Pink Beach, perjalanan berlanjut ke Pulau Komodo. Siap-siap bertemu dengan kadal raksasa di sini.

Wisatawan biasanya trekking di Pulau Komodo untuk bisa bertemu dengan reptil yang satu ini. Jangan khawatir trekking bakal membosankan karena bakal bertemu dengan aneka flora nan eksotis. Misalnya saja pohon kayu sepang dan pohon nitak.

Pohon kayu sepang banyak dimanfaatkan sebagai obat dan untuk pewarna pakaian. Sedangkan pohon nitak selain memiliki manfaat obat, bijinya pun enak dan gurih.

Taka Makassar

Perjalanan berlanjut ke pulau terpencil tak berpenghuni, yakni Pulau Taka Makassar. Kendati letaknya terpencil, tetapi keindahannya tidak main-main. Apalagi alam bawah lautnya. Tak heran banyak orang yang datang untuk berpetualang di alam bawah laut Taka Makassar.

Taka Makassar sendiri merupakan pulau pasir. Pasirnya yang berwarna putih tampak kontras dengan air laut yang berwarna hijau tosca cerah. Hmm, sungguh merupakan tempat healing yang menakjubkan.

Manta Point

Ayo lanjutkan trip, sekarang menuju ke Manta Point. Di sini kita akan snorkeling, dan bila beruntung bisa bertemu langsung dengan pari manta. Tak hanya berenang bersama, kita bahkan bisa menyentuhnya lho.

Untuk diketahui pari manta atau manta ray adalah ikan pari paling besar, lantaran ukurannya bisa mencapai lebih dari tiga meter. Kendati badannya besar, tapi tidak akan makan orang. Mulutnya yang besar bertugas mengambil plankton-plankton.

Meski ikan pari manta tidak berbahaya, akan tetapi kita harus tetap menjaga jarak aman. Jangan sampai badan kita terhempas oleh liukan sang pari raksasa.

Pulau Kanawa

Inilah destinasi terakhir dalam trip menggunakan kapal di Labuan Bajo. Ada apa di Pulau Kanawa? Ada eksotisme pulau yang sayang dilewatkan.

Pulau ini memiliki pasir putih. Bersanding dengan birunya laut nan jernih membuat pulau ini begitu memikat.

Terumbu karang dan aneka jenis ikan bisa langsung kita lihat tanpa harus menyelam. Masyaallah, sebening dan seindah itu!

Penginapan di Labuan Bajo

Namanya traveling, ke daerah yang jauh pula, perihal penginapan harus dipersiapkan dengan baik. Seperti biasa, untuk keperluan booking hotel murah, saya menggunakan Traveloka.

Agar mendapatkan kamar terbaik, saya biasanya pesan dari jauh-jauh hari. Di Traveloka ada banyak penginapan di Labuan Bajo dengan berbagai fasilitas dan harga yang bermacam-macam.

AYANA Komodo Waecicu Beach
AYANA Komodo Waecicu Beach, salah satu penginapan impian saya/ Foto: Traveloka

Ada resort yang harganya empat belas jutaan rupiah. Ada pula hotel dengan harga sewa ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Nah, bagi saya yang bujetnya pas-pasan, tentu pilihannya pada hotel-hotel low budget. Hotel yang saya pilih harganya Rp 200.000-an per malam. Ada tiga pilihan yakni Hotel Bonne Nuit, Fifawind Hotel, dan Siola Hotel. Berikut ini foto-fotonya.

Siola Hotel/ Foto: Traveloka

Untungnya, di Traveloka ada semacam rating. Ini membantu banget untuk memilih hotel. Apalagi review hotelnya jujur dan asli. Pokoknya, no fake!

Plataran Komodo Beach Resort, salah satu penginapan impian saya/ Foto: Traveloka

Ditambah lagi keberadaan fitur filter, cari hotel semakin mudah deh di Traveloka. Ya, kita bisa persempit pencarian dengan mengaktifkan filter yang diinginkan. Misalnya ingin hotel bintang berapa, kisaran harga per kamar, fasilitas, hingga tipe akomodasinya.

Perkiraan Budget Trip ke Labuan Bajo

Mengukir kenangan di Labuan Bajo/ Foto: Canva

Sekarang saatnya memerkirakan bujet trip ke Labuan Bajo. Mumpung masih ada waktu, ada kesempatan untuk menabung.

Pesawat Jakarta – Labuan Bajo: Rp 1.726.000 x 2 orang = Rp 3.452.000
Pesawat Labuan Bajo – Jakarta: Rp 1.724.000 x 2 orang = Rp 3.448.000
Tiket masuk Gua Batu Cermin: Rp 10.000 x 2 orang = Rp 20.000
Sewa sepeda motor 1 hari: Rp 75.000
Penginapan 2 malam: Rp 250.000 X 2 = Rp 500.000
Biaya makan 3 hari: Rp 300.000 x 2 orang = Rp 600.000
Biaya open trip Labuan Bajo: Rp 1.286.000 x 2 orang = Rp 2.572.000
Tiket masuk ke Taman Nasional Komodo: Rp 173.000 x 2 orang = Rp 346.000

Total: Rp 11.013.000

Baca juga: Berkunjung ke Benteng Marlborough Bengkulu, si Kecil Bebas Berlari-lari

Penutup

Alhamdulillah bisa kembali melihat dunia bersama teman hidup Traveloka dengan trip seru ke Labuan Bajo. Kesempatan berharga untuk recharge energi positif dan cinta, sehingga kelak kembali ke rumah dengan mood yang lebih baik dan semangat yang kian membara.

Yuk #LihatDuniaLagi dan bikin #StaycationJadi’ dengan Traveloka!

Referensi:

indonesia.go,id, Fosil Purba Bawah Laut di Gua Batu Cermin https://indonesia.go.id/kategori/pariwisata/2809/fosil-purba-bawah-laut-di-gua-batu-cermin?lang=1 diakses pada 10 Oktober 2022.

kemlu.goid, Labuan Bajo, A Hidden Paradise in Eastern Indonesia, https://kemlu.go.id/copenhagen/en/read/labuan-bajo-a-hidden-paradise-in-eastern-indonesia/700/information-sheet#!, diakses pada 10 Oktober 2022.

goodnewsfromindonesia.id, Sejuta Kecantikan yang Hadir di Pulau Taka Makassar Tapi Bukan di Makassar, https://www.goodnewsfromindonesia.id/2018/11/15/sejuta-kecantikan-yang-hadir-di-pulau-taka-makassar-tapi-bukan-di-makassar, diakses pada 10 Oktober 2022.

portal.manggaraibaratkab.go.id. Obyek Wisata Menarik Ada di Labuan Bajo-2 https://portal.manggaraibaratkab.go.id/obyek-wisata-menarik-ada-di-labuan-bajo-2/, diakses pada 10 Oktober 2022.

12 Comments
  1. Duwi lestari says

    Thanks tipsnya kak, sudah lama banget pingin main kesana tapi masih belum kesampaian juga nih

  2. Nana Lutfiana says

    Ini destinasi impian juga. Semoga bisa kesampaian ke bajo aamiin diliat dari tips nya malah lebih hemat yaaa. Makasih loh. Nanti mau intip2 traveloka juga buat cari tiket dan laki lainnya.

  3. aliyatus sa'diyah says

    beneran wishlist lho liburan ke labuan bajo ini makin pengen baca postingan ini semoga segera diberi kesempatan ya sama keluarga

  4. Nyonya Faruq says

    Promo traveloka mantap pisan ya bisa jalan-jalan ke tempat yang diinginkan kalau anak sudah besar traveling sama keluarga

  5. Hetty says

    Wah jiwa bepergianku langsung terpanggil nih setelah sekian lama anteng di rumah. Labuan Bajo ini wishlist ku banget kak. Tapi nggak berdua sih, pinginnya serombongan ama anak-anak juga…hehe.

  6. Mei Daema says

    Jadi kangen traveling, terkahir 2016 ke Labuan Bajo belum ke sana lagi pasti banyak yang berubah dna tempat wisata baru ya, btw saya juga pengguna setia traveloka loh

  7. Siwi Ragil says

    Masyaallah..salah satu wishlist aku ini ke labuan bajo..semoga bisa segera terwujud. Makasih banyak referensinya Kak makin semangat nih nabungnya biar bisa cepet ke sana..aamiin

  8. Oktavian says

    Udah lama banget ga travelliiiiing. Lihat blog ini jadi pengen jalan-jalan lagi. Semoga akhir tahun ini bisa yah jalan-jalan..

  9. Laksmipaopao says

    Tips holiday bareng teman atau keluarga ke labuan baju! Waaa aku ga sabar buat coba praktekin tipsnya

  10. Tysa G says

    seru banget kayanya kalo liburan kesini, makasih banget untuk sharing tips dan budget-nya kak..
    kebetulan labuan bajo ini jadi salah satu destinasi tujuan wisata aku selanjutnya hihi

  11. Marantina says

    Traveloka emang selalu bisa diandalkan untuk merencanakan perjalanan ya mbak, mulai dari booking pesawat dan hotel

  12. Sarieffe says

    Waahh..impian banget ya ke Labuan bajo…pengen kesana juga suatu saat

Leave A Reply

Your email address will not be published.

www.kirmiziyilan.com